Kunjungan ke Ida Pedanda Made Gunung


Ida Pedanda Made Gunung
Ida Pedanda Made Gunung mengajak masyarakat Bali 
menjauhi penggunaan plastik, demi kelestarian ibu pertiwi.
Tim Rumah Kompos berkunjung ke pasraman Ida Pedanda Made Gunung di Blahbatuh, Gianyar, akhir Juni lalu, untuk wawancara mengenai issu kebersihan pulau dewata, terutama ancaman sampah plastik yang makin serius.

Pendeta paling berpengaruh di Bali, Ida Pedanda Made Gunung, diluar perhatiannya pada masalah ibadah, adalah tokoh yang memiliki perhatian sangat luar biasa pada kebersihan Bali, terutama mengenai sampah plastik.

"Kita, alam semesta dan manusia, adalah perwujudan Tuhan Yang Maha Esa, Ida Sang Hyang Widi, kalo kita membuang sampah plastik dan mengotori alam, berarti mengotori diri sendiri, sekaligus menghina yang maha kuasa," demikian salah satu petikan pesannya.

Beliau kurang setuju dengan pengelolaan sampah plastik. Sang pedanda lebih setuju tidak menggunakan plastik sama sekali.

"Kalau kita menganjurkan (sampah plastik) untuk tidak dibuang sembarangan, berarti kita masih mentoleransi penggunaan. Yang paling ideal adalah tidak menggunakannya sama sekali.

"Plastik tidak hancur 400an tahun, jadi kalau kita membuang plastik sekarang, berarti sampai beberapa puluh keturunan anak cucu kita akan menanggung racun," demikian tegas Ida Made Gunung.

Lebih lengkap mengenai pesan beliau akan di poskan dalam waktu mendatang.